Starlink (Partnership)
Starlink adalah proyek konstelasi satelit internet yang dikembangkan oleh SpaceX, perusahaan manufaktur dan transportasi luar angkasa swasta yang
didirikan oleh Elon Musk. Proyek ini bertujuan untuk menyediakan akses
internet berkecepatan tinggi dan latensi rendah ke daerah-daerah yang
kurang terlayani dan terpencil di seluruh Indonesia bahkan dunia.
Starlink merupakan LEO (Low Earth Orbit) didasarkan pasa layanan komunikasi yang menghubungkan akses jaringan dengan dasar jaringan.
Manfaat
- Latensi rendah 50 milidetik (ms) pulang pergi (seperti serat)
- Aktiviasi layanan cepat
- Fleksibilitas layanan disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan
- Kehandalan tinggi didukung oleh sistem redundansi orbit dan redundansi stasiun bawah tanah
- Persetujuan tingkat layanan diatas 99%
- Pengamanan tingkat tinggi dengan teknologi enkripsi canggih
Fitur - Fitur
- Kecepatan data hingga 500Mbps
- Pemasangan antena mudah untuk dimensi kecil dan ringan berdiameter 60 cm dan berat 5 kg
Pelayanan VSAT Star paling cocok untuk :
- Jaringan Seluler Backhul yang menghubungkan RAN, misalnya BTS/NodeB/eNodeB ke Jaringan Internet
- Backhaul Network yang menghubungkan jaringan pelanggan ke jaringan penyedia layanan
- Jaribgan Backhaul IP Privat yang menghubungkan cabang ke jaringan kantor pusat
- Jaringan cadangan untuk sistem redundansi dalam peristiwa tersebut